Pembinaan dan Monev Pengurus Desa Siaga
02 Desember 2021 14:02:32 WIB
Ngeposari - Rabu Legi (01/12/2021) Desa siaga merupakan strategi baru pembangunan kesehatan. Desa siaga lahir sebagai respon pemerintah terhadap masalah kesehatan di Indonesia yang tak kunjung selesai. Tingginya angka kematian ibu dan bayi, munculnya kembali berbagai penyakit lama seperti tuberkulosis paru, merebaknya berbagai penyakit baru.
Desa siaga adalah suatu konsep peran serta dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kalurahan, disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat untuk memelihara kesehatannya secara mandiri.
Konsep desa siaga adalah membangun suatu sistem di suatu kalurahan yang bertanggung jawab memelihara kesehatan masyarakat itu sendiri, di bawah bimbingan dan interaksi dengan seorang bidan dan kader yang ada di kalurahan. Di samping itu, juga dilibatkan kader – kader padukuhan untuk mendorong peran serta masyarakat dalam program kesehatan seperti imunisasi dan posyandu.
Tujuan pengembangan desa siaga adalah terwujudnya masyarakat yang sehat, peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya.
Di awal bulan Desember Puskesmas Semanu I melaksanakan pembinaan, monev serta rakor pengurus desa siaga di Balai Kalurahan Ngeposari.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Laporan Pertanggungjawaban APBKal Tahun Anggaran 2025
- Lembaran Kalurahan tentang APBKal Tahhun 2026
- Tirakatan Hari Jadi Kalurahan Ngeposari dan Awal Pembangunan Kampung Hancaraca Digelar di Semuluh Lo
- Agenda Kalurahan Ngeposari
- SDM Kebudayaan
- Pamong Kalurahan Ngeposari Ikuti Kirab Pamong Peringatan 80 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwana X
- Kalurahan Ngeposari Raih Juara 3 Lomba TP Posyandu Tingkat DIY
Komentar Terkini
-
Admin Kabupaten GK
tes balas komen...baca selengkapnya
24 April 2026 11:12:18 WIB
Agenda Kalurahan Ngeposari
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |












